Aku tak pernah memilih dilahirkan dalam wujud seperti apa, itu menjadi kehendak tuhanku memunculkan aku ke dunia dari penjuru manapun yang Ia mau.
Hari silih berganti semenjak pertama menghirup napas dari sesaknya dunia ini, jiwa dan raga mulai berkembang berdasarkan pengalaman dan insting yang selalu menuntun. Berbagai pedoman tercipta hanya untuk menuntun ke arah yang mungkin lebih baik daripada hanya terjerumus dalam gelapnya kegelapan. Jiwa yang tumbuh diiringi dengan pikiran yang semakin matang dalam melihat keadaan.
Pemilihan keputusan berdasarkan pemikiran, namun hati kadang menyelipkan kata lain yang tak sejalan dengan pikiran. Kadang raga mulai meragu ketika pikiran tak sejalan dengan perasaan. Namun keputusan yang harus diambil tak pernah mau untuk menunggu hingga pikiran dan hati ini menyatu dalam pemilihan keputusan. Maka tanggung jawab merupakan hal yang harus diterima ketika raga salah ataupun benar dalam pemilihannya. Dan pengalaman merupakan buah yang didapat setelah mengambil tanggung jawab.